Teh salah satu minuman yg sangatlah nikmat untuk dikonsumsi, terutama waktu kita ingin menentramkan ingatan. Cukup beberapa wanita yg pilih untuk nikmati teh hangat yg dapat bikin ingatan mereka jadi lebih nyaman ketika alami tahap menstruasi yg dapat bikin badan berasa tak karuan. Sayangnya, menurut ahli kesehatan, mengonsumsi teh waktu menstruasi malah dapat bikin problem menstruasi jadi bertambah kronis. Bagaimana soal ini dapat berlangsung?

Teh nyatanya mempunyai kandungan bernama tanin yg dapat membatasi proses penyerapan zat besi. Meskipun sebenarnya, waktu tahap menstruasi, wanita dapat keluarkan gumpalan-gumpalan darah lewat organ vitalnya hingga dapat bikin badan menghasilkan beberapa sel darah merah kembali. Mau bikin produksi sel darah merah ini lancar, badan lantas perlu konsumsi zat besi yg cukuplah tinggi. Biarpun kita mengonsumsi lumayan banyak zat besi dari makanan seperti daging sapi, hati ayam, atau bahkan juga sayuran hijau seperti bayam, tetapi, bila kita pun lantas mengonsumsi teh, karena itu penyerapan zat besi dari beberapa makanan itu dapat sukar untuk dikerjakan. Bila soal ini berlangsung, karena itu proses pembentukan sel darah merah dapat terhalang hingga kita bakal menaikkan kemungkinan terserang anemia.

Tidak cuman mengundang penambahan kemungkinan anemia, ahli kesehatan pun mengatakan kalau mengonsumsi teh mungkin bikin beberapa wanita tak tenang, alami situasi hati yg amburadul, sampai ngilu perut yg bertambah kronis.

Terus, apa soal ini bermakna sebaiknya wanita menjauhkan teh saat tahap menstruasi? Ahli kesehatan nyatanya mengatakan kalau teh masih dapat dikonsumsi oleh wanita yg tengah haid, selama tidak melampaui satu atau dua cangkir tiap-tiap hari. Kita pun seharusnya mengawasi jarak waktu beberapa makanan yg kaya zat besi dengan waktu minum teh hingga kita lantas dapat menahan anemia dengan baik.