Yang menimbulkan tentunya dari aterosklerosis tidak didapati. Tapi, elemen dampak untuk kemajuan serta progresivitas arterosklerosis udah diidentifikasi. Elemen dampak bisa dibagi berubah menjadi elemen yang bisa dirubah serta yang tidak dapat dirubah. Elemen dampak yang bisa dirubah ialah sebagaimana berikut:

Tekanan darah tinggi.
Takaran cholesterol darah tinggi, terlebih penambahan cholesterol low-density lipoprotein atau cholesterol LDL (cholesterol jahat).
Merokok.
Diabetes.
Kegemukan.
Kurang olahraga.
Diet barat, dengan lemak bosan yang terlalu berlebih dalam daging, produk susu, telur, serta makanan cepat saji (Sindrom McDonald) dengan buah-buahan yang tidak mencukupi, sayuran, serta ikan.
Elemen dampak yang tidak bisa dirubah ialah sebagaimana berikut:

Lanjut usia.
Laki laki serta wanita yang belum menopause berefek lebih rendah.
Mempunyai kerabat dekat yang udah mempunyai penyakit jantung atau stroke pada umur yang relatif muda (gen jelek, terlebih dengan keluarga hiperkolesterolemia).
Ras: Orang Afrika serta Amerika mempunyai tekanan darah tinggi di umur muda, perihal ini dapat membuat stroke awal, serangan jantung, tidak berhasil jantung kongestif, serta kematian.
Tanda-tanda Pengerasan Arteri
Arteriosklerosis seringkali tidak menyebabkan tanda-tanda sampai lumen arteri yang terserang sungguh-sungguh menyempit atau sungguh-sungguh terhambat. Beberapa gejala arteriosklerosis amat banyak ragam serta kadang tidak menyebabkan tanda-tanda (dalam babak awal penyakit) sampai serangan jantung atau stroke (saat lumen arteri terhambat). Henti jantung tiba-tiba juga dapat berubah menjadi tanda-tanda pertama penyakit jantung koroner.

Tanda-tanda bergantung pada tempat arteri yang terserang arteriosklerosis.

Apabila arteri koroner yang mensuplai jantung dipengaruhi, orang itu dapat alami ngilu dada, sesak napas, berkeringat, serta ketakutan. Rasa sakit privat dada (angina), atau minimnya saluran darah ke otot jantung, biasanya berlangsung saat mengerjakan aktivitas serta lenyap kala istirahat. Dengan cara classic, angina ialah sensasi ditengah-tengah dada dimana dada berasa ketat, berat, atau terhimpit. Tapi, angina bisa berlangsung kala istirahat serta mengisyaratkan tersedianya plak pembuluh darah jantung yang tidak konstan serta kapan saja bisa membuat serangan jantung.
Banyak tipe ngilu dada yang bukan angina, termasuk juga sakit otot serta ligamen pada dinding dada; luka paru-paru yang memutari jantung serta peradangan esofagus/kerongkongan, dimana esofagus ada pada belakang jantung berjalan ketujuan lambung.
Apabila arteri karotis atau arteri vertebralis yang memasok otak dikontrol oleh arteriosklerosis, orang itu dapat alami mati rasa, kekurangan, hilangnya kebolehan bicara, kesusahan menelan, kebutaan, atau kelumpuhan dari anggota badan (rata-rata satu-setengah badan).
Apabila arteri memasok kaki yang dipengaruhi (penyakit arteri vaskuler), orang bisa alami sakit kritis di kaki. Rasa sakit rata-rata hadir saat satu orang berjalan serta hilang saat dia berhenti berjalan (klaudikasio intermiten). Saat penyakitnya kritis, ngilu mungkin hadir saat istirahat atau pada malam hari. Apabila kulit rusak, cedera bisa terinfeksi serta tak pernah pulih dan punya harapan membuat amputasi.
Apabila arteri memasok ginjal yang terserang, orang itu bisa mempunyai tanda-tanda tekanan darah tinggi atau bisa terserang tidak berhasil ginjal.