Komunikasikan dengan penyuplai service kesehatan bila ada beberapa faktor kemungkinan untuk aterosklerosis, terpenting bila satu orang punyai tanda-tanda yg membuktikan tersumbatnya pembuluh darah. Bila satu orang udah didiagnosis dengan aterosklerosis arteri koroner, penyuplai service kesehatan harus dibawa diskusi mengawali program olahraga.

Arah dari sebagai obat aterosklerosis merupakan untuk memulihkan saluran darah sebanyak-banyaknya ke jaringan. Arah ini bisa digapai dengan kurangi elemen kemungkinan yang bisa di ubah lewat beberapa langkah sebagaimana berikut:

-Obat untuk menormalkan tekanan darah, bila ada tekanan darah tinggi.
-Obat untuk menormalkan kandungan gula darah, terpenting untuk pasien diabetes.
-Obat untuk turunkan kandungan lipid, bila kandungan lipid tinggi. Obat ini mendukung turunkan kandungan cholesterol LDL serta trigliserida serta tingkatkan kandungan cholesterol HDL. Statin merupakan yg paling umum dipakai jadi obat penurun lipid lantaran hasil rekayasa data klinis yg kuat saat 11 tahun paling akhir.
-Berhenti merokok. Kemungkinan merokok menyusut secara cepat serta subtansial dengan berhenti merokok. Kemungkinan relatif sangatlah subtansial jika insiden penyakit jantung koroner pada seseorang yg barusan berhenti merokok merupakan sama seperti orang yg tak merokok dalam kurun waktu dua tahun. Merokok turunkan tingkat cholesterol baik (cholesterol high-density lipoprotein atau cholesterol HDL) serta tingkatkan tingkat cholesterol jahat (kolestrol low-density lipoprotein atau LDL). Merokok bahkan juga lebih beresiko untuk beberapa orang yg telah punyai kemungkinan tinggi penyakit jantung. Merokok bisa tingkatkan kandungan karbon monoksida dalam darah, yang bisa tingkatkan kemungkinan luka pada susunan dinding arteri, hingga memfasilitasi pembentukan plak. Merokok bikin pembuluh darah yg telah menyempit oleh plak kurangi banyaknya darah capai beberapa sel.
-Olahraga, penurunan berat tubuh, serta pergantian skema makan pula mendukung dalam menahan perubahan aterosklerosis.
-Aspirin harus dengan teratur dipakai oleh beberapa orang dengan arteriosklerosis serta pada individu yg beresiko tinggi (dengan penelitian elemen kemungkinan) untuk akan arteriosklerosis. Aspirin membatasi trombosit lengket serta mengambang dalam darah untuk membuat gumpalan darah.