Biarpun udah berulang-kali disebut yaitu makanan yang tak sehat, dalam realitanya cukup beberapa orang yang masih sukai konsumsi mie instant. Mie instant memang dapat tawarkan rasa yang cukup nikmat. Diluar itu, waktu cepat-cepat atau mungkin tidak punyai bahan makanan yang lain, mie instant memang dapat berubah menjadi jalan keluar yang simpel buat menanggulangi rasa lapar. Memang, sebagaimana seringkah kita bisa makan mie instant biar badan kita terus sehat?

Ahli kesehatan sebutkan kalau mie terbuat berbahan basic tepung terigu yang punyai kandungan karbohidrat. Soal ini bermakna, semisalkan kita konsumsi mie instant, kita udah dapatkan sumber daya yang diperlukan buat mengerjakan pelbagai kegiatan. Sayangnya, mie instant cuma punyai kandungan serat yang sangatlah rendah. Hasilnya, konsumsi mie instant terlalu berlebih atau sering dapat membuat kita berefek tinggi terserang obesitas, penyakit jantung, atau bahkan juga diabetes mellitus. Gak cuma nutrisi dalam mie instant yang miskin dapat serat, kandungan MSG pada bumbu mie instant pula layak kita cermati. Sejumlah analisis kesehatan sebutkan kalau MSG ini dapat mengundang alergi atau bahkan juga kanker apabila dikonsumsi dengan terlalu berlebih.

Memandang terdapatnya fakta-fakta ini, sebaiknya memang kita konsumsi mie instant bersama-sama bahan makanan yang lain seperti sayuran wortel, kol, atau sawi. Diluar itu, sejumlah sumber protein seperti daging ayam, telur, atau udang bisa juga kita imbuhkan dalam mie instant. Tapi, kita harus waspada dalam menentukan sumber protein sebab semisalkan kita mengonsumsinya terlalu berlebih atau sering, bisa saja kita dapat terserang permasalahan berbentuk naiknya takaran cholesterol pada badan.

Terus, sebagaimana seringkali kita dibolehkan buat makan mie instant? Ahli kesehatan menganjurkan kita buat batasi konsumsi mie instant sekurang-kurangnya satu atau dua bungkus saja tiap-tiap minggunya. Biarpun memang merasa enak, sebaiknya memang kita tidak sering mengonsumsinya.